11 Tahun Floressa (28 Oktober 2005 – 28 Oktober 2016)

Mengusung tema “MELANGKAH BERSAMA MEWUJUDKAN PERSAUDARAAN SEJATI”, pada tanggal 12–13 November 2016, keluarga besar paguyuban FLORESSA yang diprakarsai oleh orang-orang muda Floressa mengadakan family gathering di Vila Renata Cimacan – Puncak- Cipanas Jawa Barat.

 

Dalam rangka mewujudkan keinginan sebagaimana tema yang diusung pada ulang tahun kali ini, anak muda Floressa bekerja keras mencari dana untuk melengkapi kocek para orang tuanya yang telah dipersiapkan sekian lama. Tak tanggung-tanggung, anak muda Floressa harus mengamen di beberapa tempat termasuk ngamen di halaman depan panti asuhan Desa Putera pada saat setelah umat keluar mengikuti perayaan ekaristi dan juga ngamen di beberapa tempat di luar paroki Jagakarsa.

Puncak syukuran 11 tahun Floressa Paroki Jagakarsa di syukuri secara sangat sederhana di Vila Renata, Cimacan Puncak. Acara demi acara yang dikelola oleh anak muda Floressa sdr. Petrus Haris Malaga dan Revin Cs, dalam satu semangat untuk mewujudkan persaudaraan sejati telah membangun dan menumbuhkan rasa persaudaraan sebagai satu keluarga besar selama 11 tahun, begitu terasa melalui permainan-permainan yang dikemas oleh sdr Petrus dan Revin Cs, hingga peniupan lilin 11 tahun oleh anak-anak belia sebagai simbol kesinambungan atau simbol estafet yang tidak boleh terhenti dalam melayani dan memuliakan Keagungan Tuhan meskipun masih terbatas hanya dalam bentuk paduan suara untuk mengiringi perayaan ekaristi baik di gereja Ratu Rosari maupun dalam perayaan ekaristi di lingkungan-lingkungan paroki Jagakarsa.

Ucapan syukur terasa belum lengkap dan hambar apabila tidak disempurnakan dalam perayaan ekaristi. Minggu pagi tanggal 13 November 2016 pukul 8 pagi, bertempat di gereja Santa Maria Para Malaikat – Cipanas dalam lagu pembuka “kita bagai kelana, menyusur cakrawala” memecah keheningan umat, mengiring gerak langkah romo Pablo, OFM -pastor kepala paroki setempat- bersama para misdinar menuju Altar Tuhan. Diluar sangkaan kami bahwa kehadiran koor Floressa mengiringi perayaan ekaristi di gereja tersebut yang oleh romo Pablo mengungkapkan sebagai gereja wisata telah membawa nuansa dan spirit baru bagi umat paroki setempat didalam membangun semangat dirinya untuk melakukan hal-hal yang baik dan positip untuk kemuliaan Tuhan. Sambutan tepuk tangan umat begitu meriah ketika di akhir perayaan ditutup dengan lagu “Ina Maria” untuk memuji dan menghormati keteladanan Sang Bunda.

Syukuran 11 tahun Floressa dilalui dengan begitu baik, melalui koor di dalam perayaan ekaristi minggu pagi di gereja tersebut yang dapat dikatakan sebagai puncak berkat yang boleh kami terima pada ulang tahun kali ini dimana setelah usai misa kami di giring ke sebuah aula kecil untuk beramah tamah sekitar setengah jam dengan pak Heri selaku Wakil Ketua Dewan Paroki setempat dengan didampingi oleh romo Dion, OFM dalam suasana penuh keakraban.

Semuanya ini bagi kami mungkin sebagai puncak sebuah berkat pengalaman rohani kami di paguyuban Floressa, akan tetapi kebahagiaan tentu saja tidak berhenti disini karena ada sebuah tantangan besar di depan yaitu regenerasi agar paguyuban ini tetap eksis dalam kiprahnya memuji kebesaran Tuhan meskipun masih sebatas hanya dalam kegiatan koor. Proficiat! 

*) Lukas Liat – Floressa