Berbagi Kasih Di Rumah Singgah Sanggar Anak Akar

Allah itu baik, sungguh baik bagiku

ditunjukkanNya Kasih SetiaNya…

Dia menyediakan yang kuperlukan,

Menyatakan kebaikan

Menyatakan kebaikanNya padaku…

 

Benar sekali syair lagu diatas, Allah menyatakan kebaikanNya pada kami saat kunjungan WKRI Ranting Paulus ke “Rumah Singgah – Sanggar Anak Akar” dalam rangka menyambut “HPS” (Minggu, 9/10/2016).

Hari itu, diberiNya kami cuaca yang cerah, dipermudah dan diberi kelancaran dalam perjalanan kami ke sana. Run down acara sesuai dengan rencana seperti yang disampaikan Ibu Maria Nining AS bulan lalu.

Sekilas tentang Rumah Singgah – Sanggar Anak Akar yang menampung anak-anak pinggiran yang hidupnya di jalan seperti : anak-anak pemulung/gelandangan dan yang putus sekolah karena tidak ada biaya. Rumah Singgah ini didirikan oleh Bp. IBK Irianto dan Bp. Susilo

Adinugroho tahun 1994 dan aktif hingga sekarang ini. Telah menginjak usia 22 tahun. Banyak kegiatan yang dilakukan secara rutin dan berkesinambungan yaitu :

1. Kelas Akademik (diadakan pagi hari) belajar MTK, Kimia, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Fisika, dll.

2. Kelas Kreatif (diadakan sore hari) belajar music, vocal, lukis, theater, dll.

Yang mengajar anak-anak sanggar ini adalah para relawan yang terketuk hatinya mau secara rutin dan berkomitmen merelakan waktu dan berbagi ilmunya ke anak-anak sanggar. Disamping itu pula para alumni dari sanggar ini dengan penuh kasih mengajari adik-adiknya.

WKRI Ranting Paulus berkunjung ke Rumah Singgah ini guna menambah wawasan kami – seperti apakah contoh rumah singgah bagi anak-anak pinggiran?. Selama ini kami hanya mendengar saja belum melihat secara langsung kegiatan dan kehidupan disana, sekaligus kami ikut merasakan suasana sukacita ucapan syukur Ibu Tanti atas ulang tahun Ananda “Kenya”.

Setelah kami mendengar penjelasan singkat riwayat Rumah Singgah Anak Akar dan setelah bersukacita bersama keluarga Ibu Tanti atas ucapan syukurnya, kami lanjutkan dengan pertemuan rutin WKRI ranting Paulus yaitu arisan bulanan dan informasi dari Ibu Ketua WKRI Paulus atas agenda pertemuan bulan depan.

Kunjungan singkat ini ditutup dengan doa bersama dan makan siang bersama penghuni rumah singgah yang telah bersama sama kami berbagi pengalaman/sharing dan bernyanyi bersukacita menyatakan kebaikan dan pemeliharaan Tuhan bagi umat Nya.

Terima kasih buat kebersamaan ini, sampai jumpa lagi dengan berita kegiatan yang menarik tentunya dari WKRI ranting Paulus. Caiyo, bersatu pasti bisa.

  • Wdy