Ekaristi Sebagai Syukur Atas Keterlibatan Umat

Perayaan Ekaristi adalah perayaan seluruh Gereja yang menuntut keterlibatan seluruh umat; artinya Perayaan Ekaristi bukan hanya urusan pastor, Tim Liturgi, Prodiakon, Lektor, dan para petugas lainya. Keterlibatan hati, budi, pikiran semua dalam Ekaristi mesti diupayakan dan disyukuri. Perlu disyukuri? Karena keterlibatan umat dalam Ekaristi termasuk hakekat liturgi itu sendiri. Hakekat liturgi menuntut partisipasi seluruh umat beriman sepenuhnya secara sadar dan aktif, mengingat liturgi selalu merupakan perayaan seluruh Gereja.

Lalu sikap mana yang pantas untuk mengungkapkan rasa syukur itu? Ya, marilah untuk Misa kita tidak datang terlambat ataupun ‘ngepas’ waktunya. Bijak sekali bila kita datang lebih awal untuk melakukan persiapan pribadi, misalnya dengan berdoa pribadi, membaca kitab suci berkenaan bacaan bacaan dalam misa. Persiapan batin seperti itu sangat berguna bagi kita dalam merayakan Ekaristi agar lebih bermakna dan bersayabuah. Mari kita mulai dari diri kita . Kesadaran ini akan menjadi salah satu bentuk kesaksian yang bijak akan misteri penebusan Tuhan yang sempurna bagi diri kita.

Oleh: Romo FX. Sutarno, MSF