Hari Peduli Sampah Nasional 2016 dan Mewujudkan Indonesia Bebas Sampah 2020

Minggu, 21 Februari 2016, 30 warga Wilayah Yohanes Paroki Jagakarsa, sekitar pukul 06.00 WIB berkumpul di depan Gedung Sarinah, Jakarta Pusat mengikuti Kampanye Peduli Sampah dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional 2016 dan Mewujudkan Indonesia Bebas Sampah 2020 yang dimotori oleh Pemda DKI, Dinas Kebersihan dan didukung oleh seluruh umat Katolik Keuskupan Agung Jakarta.

Kegiatan yang dilaksanakan berupa gerakan kampanye dan aksi pungut sampah di ruas Jalan MH. Thamrin dengan rute Sarinah-Patung Kuda-Bundaran HI. Para peserta akan dibagi menjadi beberapa kelompok kecil yang beranggotakan 8 orang. 3 orang bertugas sebagai pembawa karung sampah yang sudah dipilah menjadi sampah organik bersih dan sampah anorganik, 3 orang lainnya bertugas untuk memilah sampah, dan 2 orang terakhir bertugas sebagai pasukan kampanye “berani peduli sampah” Para peserta dibekali oleh panitia berupa 4 karung sampah, sarung tangan plastik ikat kepala bertuliskan “Berani Peduli” dan beberapa banner untuk menyerukan aksi peduli sampah. Sekitar pukul 06.15 seluruh peserta berjalan menyusuri Jalan MH. Thamrin dengan penuh semangat.

Beberapa candaan pun menambah susana persaudaraan diantara mereka. Bahkan para peserta rela berebut sampah dan saling berlomba untuk mengumpulkan sampah sebanyak-banyaknya. Mulai dari daun-daun kering, ranting-ranting pohon, dan botol-botol plastik tidak luput dari incaran mereka. Tak peduli kotor, asap dan keringat, para peserta berhasil mencapai garis finish tepat depan Bundaran HI untuk menimbang sampah yang telah dikumpulkan.

Yuk, mulai kepedulian kita dari hal-hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya mengurangi penggunaan plastik dan sterofoam, dan memilah pembuangan sampah organik-anorganik. Kalau bukan kita yang memulai, siapa lagi?

Selamat Hari Sampah Nasional 2016! Mari kita “Berani Peduli!”

Agnesia tiara