PEDOMAN KARYA DAN INSPIRASI GERAKAN PASTORAL EVANGELISASI

REKOMENDASI TEMU PASTORAL KAJ 2017

Cipanas, Juni 2017

Dalam pertemuan rutin tahunan dimana para imam yang berkarya di Keuskupan Agung Jakarta melakukan pembelajaran bersama dan berdiskresi bersama, disepakati 5 fokus gerakan pastoral yang direkomendasikan untuk dilaksanakan bersama-sama pada tahun 2018 :

  1. Gerakan Kaderisasi Orang Muda.

Melalui gerakan ini diharapkan muncul orang-orang muda yang dapat menjadi kader-kader pemimpin bangsa dan terlibat aktif di tengah masyarakat.

  1. Gerakan Sosial Kemasyarakatan.

Semua kelompok umat Allah didorong untuk terlibat aktif di tengah masyarakat dan melakukan Gerakan aksi nyata atau Gerakan Suka Menolong dengan semangat lintas batas tanpa sekat pembeda.

  1. Gerakan Pendidikan Kebangsaaan.

Arus intoleransi dan radikalisme terasa meningkat beberapa tahun terakhir ini. Lebih mengerikan lagi, arus itu telah masuk ke lembaga pendidikan atau sekolah atau kampus. Bersama semua pihak terkait perlu dilakukan gerakan bersama untuk mengcounter arus intoleransi dan radikalisme.

  1. Gerakan Katekese Kebangsaan.

Melalui berbagai kesempatan seperti: pertemuan APP, pertemuan Bulan Kitab Suci, kotbah dalam Misa Kudus, Pengajaran katekese, dan lain-lain. Gereja didorong untuk berkatekese tentang keterlibatan Sosial Gereja.

  1. Gerakan Literasi Media.

Peran media soaial yang sedemikian dahsyat pada zaman now ini sangat mempengaruhi sikap masyarakat. Parahnya adalah masyarakat kita kerap dibanjiri”hoax” yang memecah belah persatuan bangsa. Sudah saatnya Gereja melakukan pendidikan media serta melawan hoax negative dengan penyebaran berita baik dan positif.

oooOooo

PANITIA PENGGERAK TAHUN PERSATUAN

Paroki / Komunitas Kategorial

RUANG LINGKUP KARYA

  1. Mendata program karya Paroki (Seksi. Komunitas, Panguyuban, Lingkungan) yang selaras dengan arah gerakan pastoral evangelisasi Tahun Persatuan.

  2. Mengawal, mendukung dan mengevaluasi terlaksananya program-program tersebut.

  3. Merancang, melaksanakan, memonitor dan mengevaluasi program khas penanda Tahun Persatuan pada tingkat paroki atau pada tingkat komunitas.

  4. Menjadi jembatan penghubung dengan PanitiaPanitia Penggerak Tahun Persatuan tingkat Keuskupan.

Catatan :

Paroki didorong untuk membentuk Panitia Penggerak Tahun Persatuan Paroki yang terdiri dari beberapa unsure di dalam Paroki. Panitia yang dibentuk haruslah relevan dan sesuai dengan gerakan-gerakan Tahun Persatuan.

GERAKAN KONKRET TAHUN PERSATUAN

Suatu inspirasi untuk Paroki / Komunitas

  1. Gerakan ini tidak dimaksudkan untuk menambah jumlah kegiatan/program karya di Paroki atau komunitas. Usulan-usulan berikut ini hanyalah mengisi program karya atau kegiatan yang sudah rutin dilakukan di banyak Paroki atau Komunitas denganmemberi arah gerakan sesuai semangat dari Tahun Persatuan 2018 ini.

  2. Kekhasan dari Gerakan Tahun Persatuan adalah sedapat mungkin kepanitiaan melibatkan lembaga lintas agama atau tetangga sekitar.

  3. Seluruh umat didorong untuk terlibat aktif dalam kegiatan bersama tetangga sekitar lintas agama.

  4. Dalam setiap kegiatan bersama masyarakat sekitar tetap memperhatikan konteks dan situasi sehingga semuanya dapat berjalan dengan baik, lancer dan damai.

  5. Gerakan di tahun Persatuan ini dapat dilaksanakan lagi pada tahun berikutnya sebagai program berkelanjutan.

  6. Karya social yang sudah ada dan biasa dilakukan tetap dilaksanakan secara rutin.