ROH KUDUS PENERANG IMAN

Rabu 20 Mei 2020

Renungan sabda Allah. (Yohanes 16:12-15)

Simeon adalah seorang yang benar dan saleh, yang sekian lamanya sampai kematiannya, tekun berdoa di Bait Allah, menantikan bayi Yesus untuk dipersembahkan di Bait Allah itu. Ketika bayi Yesus datang, ia menatang-Nya dan berucap: “Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang daripada-Mu, yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa, yaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel” (Lukas 2:25-32). Simeon mengandalkan suara hatinya dan akhirnya ia menemukan kebenaran; bertemu dengan Mesias yang telah dinubuatkan sebagai penyelamat bangsanya. Demikian juga tiga orang Majus yang pergi jauh selama berminggu-minggu meninggalkan negeri mereka menuju tempat dimana bayi Yesus kecil dengan mengikuti sinar bintang penanda tempat lahirnya Mesias. Mereka diberitahu oleh seorang malaikat dalam mimpi tentang hal ini. Mereka merenungkan pemberitahuan malaikat ini dalam hati mereka. Akhirnya mereka mendapatkan apa yang selama itu telah mereka harapkan, yaitu Allah sendiri dalam diri Yesus.

Injil hari ini mengisahkan Yesus memberikan pesan-pesan terakhir sebelum meninggalkan para murid-Nya sebelum   kembali ke surga. Ia mengatakan bahwa Ia akan mengirim Roh Kudus kepada para murid, yang akan memimpin dan memberitahukan mereka seluruh kebenaran. Apa yang akan disampaikan Roh Kudus bukan berasal dari diri-Nya sendiri tetapi dari Yesus, seperti Yesus menyampaikan segala sesuatu yang bukan dari diri-Nya sendiri, tetapi dari Bapa-Nya yang di sorga. Yesus berkata segala sesuatu yang Bapa punya adalah kepunyaan-Nya. Dengan demikian Roh Kudus akan memberitahukan hal-hal yang sama kepada para murid.

Ketika Yesus masih di dunia, Ia tidak menyampaikan semua yang harus Ia sampaikan kepada para murid-Nya, tetapi akan dilanjutkan oleh Roh Kudus karena Yesus menganggap mereka belum sanggup untuk menanggung karena iman mereka belum sampai pada tahap penuh. Iman mereka masih harus berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Maka Roh Kudus akan menyampaikan kepada mereka hal-hal yang akan datang yang mereka perlukan agar iman mereka semakin berkembang sampai ke tahap sempurna. Demikian juga halnya dengan kita. Setelah dibaptis dan menerima sakramen Krisma, Roh kudus semakin membimbing hidup kita dan setiap saat memberitahukan apa yang harus kita lakukan dalam setiap kondisi agar iman kita kepada Yesus semakin lama semakin mendalam. Perkembangan iman kita tergantung pada bagaimana kita menanggapi semua kejadian yang kita alami dalam hidup kita, lebih-lebih dalam menghadapi tantangan dan masalah. Namun kita percaya Roh Kudus selalu memimpin kita sehingga perjalanan iman kita tidak akan terbelokkan dan menyimpang dari apa yang dikehendaki Tuhan. Marilah kita semakin mau mendengarkan suara hati kita dimana Roh Kudus memberitahukan kebenaran  yang berasal dari Bapa. Kebenaran itu adalah Yesus sendiri yang pernah berkata: “Akulah jalan, kebenaran dan hidup” (Yohanes 14:6).

Renungan oleh Pak Chris Nugroho

Seksi Katekese PJGRR

 

You may also like...