YESUS GEMBALA PEMBERI HIDUP SEJATI

Selasa 05 Mei 2020

Renungan sabda Allah. (Yohanes 10:22-30)

Bagi yang sudah berkeluarga sekian tahun lamanya, baik suami atau istri, yang masih belum saling mengerti sesungguhnya siapa istri atau suami mereka, mungkin karena mereka belum menyadari atau menghayati benar peran sejati mereka masing-masing sebagai suami atau istri. Mereka tentunya belum bisa menemukan atau merasakan kebahagiaan. Hal ini disebabkan karena salah satu masih belum dengan tepat memandang peran dari pasangannya karena masih tertutup dengan keinginan pribadi, bukan keinginan Tuhan. Suami atau istri bukan seseorang dari siapa kita dapat memperoleh kebagiaan. Kebahagiaan hanya dapat diperoleh dengan apa yang diberikan seseorang kepada pasangannya.

Injil hari ini menggambarkan bahwa orang-orang Yahudi sudah tidak sabar untuk mengetahui siapa sebenarnya Yesus bagi mereka dan mereka benar-benar menginginkan Yesus sesuai dengan apa yang mereka pikirkan dan harapkan. Mereka mengharapkan Yesus menjadi Mesias untuk membebaskan negeri mereka dari penjajahan bangsa Romawi; menjadi seorang pemimpin politik. Meskipun Yesus telah menjelaskan kepada mereka bahwa Ia bukan Mesias seperti harapan mereka, namun mereka belum yakin benar dan oleh karena  itu mereka kecewa. Yesus telah menjelaskan bahwa pekerjaan-pekerjaan yang Ia lakukan menunjukkan siapa Ia sebenarnya. Ia diutus oleh Bapa-Nya dari surga untuk menjadi gembala mereka dan untuk memberikan hidup kekal kepada mereka. Disini mereka tidak sampai pada apa yang Yesus harapkan.

Untuk mengerti siapa Yesus sebenarnya, janganlah kita seperti orang-orang Yahudi yang hanya melihat Yesus dari sisi lahiriah. Yesus telah sering mengatakan bahwa mereka itu hanya mengharapkan tanda-tanda lahiriah dan tidak mampu melihat apa yang ada dibalik yang bersifat lahiriah. Hukum-hukum Taurat pun mereka pandang dari sisi luarnya, bukan apa yang tersirat. Dengan demikian hati mereka menjadi tumpul. Mereka tidak menggunakan hati mereka dalam memandang Yesus.Yesus hanya mengharapkan agar mereka percaya pada sabda-sabda-Nya; karena Ia telah berkata bahwa Bapa-Nya telah memberikan mereka kepada-Nya. Bapa ada dalam Yesus dan Yesus ada dalam Bapa. Pekerjaan-pekerjaan-Nya adalah saksi untuk semuanya itu. Mereka adalah domba-domba–Nya yang seharusnya mengandalkan Sang Gembala.

Semoga kita bisa seperti Petrus yang berkata: “Engkaulah Mesias, Anak Allah yang hidup!” ketika ditanya Yesus siapakah Ia baginya.

Renungan oleh Pak Chris Nugroho

Seksi Katekese PJGRR

 

You may also like...