Gua Maria Paroki Jagakarsa Gereja Ratu Rosari

Gereja katolik identik dengan Gua Maria di sekitarnya, umat katolik kerap berdoa dan melakukan devosi kepada Bunda Maria di Gua Maria. Paroki Jagakarsa Gereja Ratu Rosari mempunyai dua yaitu Gua Maria Kapel Desa Putera dan Gua Maria Kapel Bahtera Kasih.

Gua Maria Kapel Desa Putera

Gua Maria di Kapel Desa Putera terletak di dalam Kapel Desa  Putera, Gua Maria ini kerap dikunjungi umat sehabis misa untuk berdoa kepada Bunda Maria. Letaknya yang cukup strategis di pojok sebelah kanan kapel dekat ruang sakristi memudahkan umat melihatnya, ditambah rangkaian stalaktit diatasnya membuat gua ini nampak indah. Gua Maria ini juga kerap menjadi tempat berdoa bagi pasangan yang baru menikah, setelah menerima Sakramen Perkawinan mereka berdoa kepada Bunda Maria dan meletakan karangan bunga di tempat yang disediakan. Ada tempat lilin bagi umat yang ingin meletakan lilin sehabis berdoa. Berdoa kepada Bunda Maria sering dilakukan juga oleh Legio Maria di gua ini, begitu juga setelah penerimaan Sakramen Baptis biasanya orang tua, wali baptis beserta anak yang dibaptis berdoa di gua ini. Gua Maria di Kapel Desa Putera diberkati oleh Romo Antonius Gunardi, MSF pada tanggal 14 Agustus 2005 dan dibangun dalam rangka Dasawarsa paroki.

 

Gua Maria Kapel Bahtera Kasih

Berbeda dengan Kapel Desa Putera, Gua Maria di Kapel Bahtera Kasih terletak di luar kapel tepatnya di sebelah kanan kapel. Kapel Bahtera Kasih merupakan Gereja Oikumene yang disediakan oleh Marinir Cilandak sebagai sarana berdoa bagi umat kristiani. Kita sebagai umat katolik berbagi bersama umat kristen menggunakan kapel ini.

Gua Maria disini cukup bagus sebagai sarana berdoa, ada tempat duduk yang terbuat dari kayu dan tempat meletakan lilin bagi yang ingin menyalakan lilin. Tempatnya mirip dengan taman berdoa dengan pintu pagar besi untuk jalan masuk dan keluar.

Gua Maria di Kapel Bahtera Kasih diberkati oleh Romo Antonius Gunardi, MSF pada tanggal 23 Desember 2006. Ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan “ apa yang dikatakan kepadamu buatlah itu” ( Yohanes 2:5).

Salam Maria, penuh rahmat, Tuhan sertamu. Terpujilah Engkau di antara wanita dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus. Santa Maria, bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan waktu kami mati.

Paroki kita mengambil nama Paroki Ratu Rosari, marilah kita sebagai umat yang tinggal di dalamnya senantiasa bertekun dan berdoa kepada Bunda Maria. Tuhan Memberkati.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by KOMSOS Paroki Jagakarsa (@komsos_parokijagakarsa) on

admin

"Hidup ini seperti pensil yang pasti akan habis, tetapi meninggalkan tulisan-tulisan yang indah dalam kehidupan"

You may also like...