MARILAH KITA TETAP SEMANGAT MEWARTAKAN KABAR GEMBIRA

Jumat 10 Juli 2020

Renungan sabda Allah. (Matius 10: 16-23)

‌Yesus pernah berkata bahwa seseorang yang hendak datang kepada-Nya dan menjadi murid-Nya harus membenci kedua orangtuanya dan saudara-saudaranya (Luk 14:26). Ia juga berkata, seseorang yang ingin mempertahankan nyawanya akan kehilangan nyawanya dan siapa yang kehilangan nyawanya karena Dia akan memperolehnya kembali (Mat 10:39). Demikian juga Ia berkata bahwa jika dunia membenci murid-murid-Nya, hendaklah mereka tahu bahwa dunia telah membenci-Nya sebelum membenci mereka (Yoh 15:8).

‌Diceritakan dalam Injil hari ini Yesus memperingatkan murid-murid-Nya agar mereka waspada terhadap orang-orang yang hendak menyerahkan mereka kepada majelis agama dan menyesah mereka di rumah-rumah ibadat dan karena Dia mereka akan digiring ke depan penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai kesaksian bagi mereka dan orang-orang yang tidak mengenal Allah. Ia berpesan kepada para murid-Nya, bila mereka menghadapi keadaan seperti demikian itu, hendaklah mereka tidak takut karena Roh Allah sendiri akan memberi tahu kepada mereka kata-kata hikmat yang dapat mereka gunakan untuk menghadapi penguasa-penguasa. Justru pada saat yang demikian mereka harus membuktikan diri sebagai saksi Kritus Yesus, guru mereka

Yesus pernah kepada mereka: “Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, atau seorang hamba dari pada tuannya” (Mat 10:24), yang artinya murid-murid harus meneladan guru-Nya.

Yesus mengibaratkan murid -murid yang hendak Ia utus itu seperti domba ke tengah -tengah serigala. Oleh karenanya, Ia meminta mereka untuk bertindak cerdik seperti ular dan tulus seperti merparti. Mereka sebagai murid-murid-Nya harus melaksanakan tugas sebaik-baiknya dengan tulus hati dan bijaksana. Mereka tidak perlu memikirkan tentang keselamatan hidup mereka karena Allah melindungi mereka dan mereka hendaknya menyandarkan diri pada Yesus. Tugas misi mereka beresiko menghadapi ancaman pembunuhan. Akan ada pertentangan diantara anggota dalam keluarga dan  anggota dalam masyarakat. Mereka akan saling menyerahkan satu sama lain untuk dibunuh tetapi murid-murid tidak perlu khawatir akan apa dan bagaimana mereka harus merespons segala tuduhan orang-orang yang tidak mengenal Allah itu. Semuanya akan dikaruniakan kepada mereka pada saat itu juga oleh Bapa di surga. Mereka akan dibenci semua orang karena nama Yesus tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. Pesan-pesan Yesus itu juga berlaku bagi kita.

Renungan oleh Pak Chris Nugroho

Seksi Katekese PJGRR

You may also like...