MELALUI KASIH SAMPAI KEPADA ALLAH

Kamis 04 Juni 2020

Renungan sabda Allah. (Markus 12:28b-34)

Perikop Injil hari ini mengisahkan seorang ahli Kitab Suci bertanya kepada Yesus hukum manakah yang terutama dalam Hukum Taurat. Alasan ia bertanya kepada Yesus ialah karena ia telah mendengarkan perdebatan Yesus dengan orang Saduki tentang kebangkitan orang mati pada akhir jaman dimana jawaban Yesus ia anggap tepat. Maka ia tertarik untuk mencari tahu jawaban atas kerisauannya tentang hukum mana yang terutama dalam Hukum Taurat. Pada waktu itu bangsa Israel mempunyai 613; 365 berupa larangan dan 248 berupa keharusan ini dan itu. Ada yang mengatakan semua norma memiliki nilai yang sama, karena semuanya berasal dari Allah. Sementara yang lain mengatakan beberapa hukum lebih penting daripada yang lain. Jumlah hukum yang begitu banyak itu membuat mereka bingung hukum mana yang terutama. Oleh sebab itu ahli Taurat itu ingin mengetahui pendapat Yesus.

‌Jawaban Yesus: ”Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.”  Jawaban Yesus ini diamini oleh ahli Kitab Suci atau Taurat itu dan ia menambahkan bahwa kedua hukum itu jauh lebih utama dari pada semua korban bakaran dan korban sembelihan. Melihat bagaimana bijaksananya jawab orang itu, Yesus berkata kepadanya: ”Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah!” Kerajaan Allah ialah hadirnya kasih seorang terhadap sesama karena Allah adalah kasih seperti tertulis dalam surat penginjil Yohanes: “Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih” (1 Yohanes 4:8 ). Kasih ini Yesus perintahkan kepada para murid-Nya: “Inilah perintah-Ku supaya kamu saling mengasihi. Sama seperti Aku telah mengasihi kamu. Kamu sahabatku jikalau kamu melakukan apa yang Kuperintahkan kepadamu (Yohanes 15:12). Yesus menyempurnakan hukum kasih Perjanjian Lama: “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” menjadi: “supaya kamu saling mengasihi. Sama seperti Aku telah mengasihi kamu”. Yesus membuktikan hukum kasih-Nya dengan wafat-Nya di kayu salib, sejalan dengan sabda-Nya: “Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seseorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya” (Yoh 15:13).

Renungan oleh Pak Chris Nugroho

Seksi Katekese PJGRR

 

You may also like...