PELAJARAN KOMUNI PERTAMA : MENYAMBUT TUBUH KRISTUS

Selamat pagi Anak-anakku..

Apa kabar? salam sehat selalu..

Salam damai dalam kasih Yesus Kristus. Saya Ibu Ning akan mendampingi pertemuan hari ini tentang ” Menyambut Tubuh Kristus” materi ke-14 dari buku pegangan anak hal.67-69.

Marilah kita awali dengan berdoa :

Dalam Nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus Amin.

Ya Tuhan Yesus

Engkau telah memberikan tubuh-Mu kepada kami. Kami sudah rindu kepada-Mu, tolonglah agar kami semakin tekun mempersiapkan diri menyambut-Mu. Amin

Dalam Nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus Amin.

Anak-Anakku terkasih, pada pertemuan minggu lalu bersama Ibu Nia menceritakan tentang pesta perjamuan malam Yesus bersama murid-murid – Nya. Yesus mengatakan, “Terimalah dan makanlah, inilah tubuh-Ku.”

“Terimalah dan minumlah, inilah darah-Ku, darah perjanjian baru dan kekal, yang ditumpahkan bagimu dan bagi semua orang demi pengampunan dosa. Kenangkanlah aku  dengan merayakan peristiwa ini.”

Yesus menghendaki agar peristiwa perjamuan itu dirayakan kembali untuk mengenangkan-Nya. Dalam Ekaristi umat juga menyambut Tubuh Kristus, supaya bersatu dengan-Nya.

“Bukanlah roti yang kita pecahkan-peçahkan adalah persekutuan dengan Tubuh Kristus” (1 Kor 10:6).

Di lain pihak, umat juga menyambut tubuh Kristus, maka umat yang beraneka ragam dipersatukan dalam Yesus. Karena roti yang satu, maka kita yang banyak menjadi satu, keluarga pengikut Kristus yang dipersatukan oleh satu roti kehidupan, yaitu Tubuh Kristus sendiri.

Kita perlu mempersiapkan diri sebaik mungkin, dengan mengikuti perayaan Ekaristi. Kita ikut bersama umat yang lain aktiv berdoa dan bernyanyi bersama. Tidak lupa berdamai dengan sesama. Kita juga mempersiapkan batin kita masing-masing, agar hati kita pantas menerima kehadiran Yesus Kristus sendiri. Kita bersyukur kepada Tuhan, karena boleh ikut bersama-sama umat yang lain merayakan Ekaristi. Marilah kita renungkan kembali untuk bertanya pada diri kita masing-masing :

  1. Apakah kita juga diundang untuk merayakan Ekaristi?
  2. Apakah kamu ingin menerima komuni?
  3. Mengapa kamu ingin menyambut Tubuh Kristus?
  4. Sudah siapkah kita menyambut Tubuh Kristus yang telah diberikan untuk kita sebagai roti kehidupan?
  5. Apakah kita sudah siap menjadi manusia Ekaristis yang siap diambil, diberkati, dipecah dan dibagi seperti teladan Yesus sendiri?

Marilah anak-anakku kita merenungkan   dan satukan hati dalam doa :

Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.

Tuhan Yesus,

Kami sudah sangat rindu kepada-Mu.

Sudah cukup lama kami bersama mempersiapkan diri, menyambut kedatangan-Mu dalam hati kami.

Kami selalu berdoa agar kelak pada waktunya kami diperbolehkan menyambut-Mu, sehingga senantiasa Engkau bersatu dengan kami. Semoga kami tetap semangat di saat pandemi Covid-19 untuk senantiasa mengandalkan Engkau satu-satunya penolong kami sehingga kami dapat menjalaninya dengan semangat Roh Kudus-Mu. Amin.

Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.

Salam sehat dan tetap semangat. Tuhan memberkati

 

You may also like...