Pelatihan Lektor-Lektris

Pelatihan bagi lektor-lektris terus digalakkan. Tujuannya supaya sabda Allah tersampaikan dengan baik sehingga umat pun dapat menerima dan memahami sabda Allah dengan baik pula.

Minggu, 24 Januari 2016 setelah misa Minggu pagi, Kapel Desa Putera kembali dipenuhi oleh anak-anak, remaja, serta umat Paroki. Hari itu, Sie KKS mengadakan Pelatihan Lektor pukul 09.00 WIB. Para peserta yang diundang adalah seluruh peserta Lomba Membacakan Kitab Suci pada Lomba BKS 2015 lalu dan Paguyuban Lektor. Tujuan acara ini adalah untuk membekali bibit-bibit talenta lektor/lektris yang ada di Paroki Ratu Rosari supaya semakin berkembang. Sejak selesai misa, para peserta sudah mulai melakukan registrasi ulang. Sebanyak 59 peserta hadir dalam pelatihan tersebut.Pelatihan ini diberikan oleh Ibu Magdalena Monica Lena Abdi, yang akrab dipanggil Ibu Lena, beliau merupakan pembicara dari KAJ yang sudah sering kali memberikan pelatihan lektor di banyak Paroki. Pelatihan dibagi menjadi 2 sesi. Sesi I, mengenai pengetahuan Liturgi yang harus diketahui oleh para Lektor/Lektris, sikap dan penampilan seorang Lektor/Lektris yang baik dan benar, serta panduan Lektor/Lektris.

Banyak hal-hal penting yang disampaikan oleh Ibu Lena, seperti pentingnya seorang Lektor/Lektris untuk mempersiapkan diri sebelum bertugas dan akrab dengan Kitab Suci, supaya sabda Allah tersampaikan dengan baik, sebab antara kitab yang satu dengan yang lain berbeda cara membacanya. Penampilan, sikap, dan cara membaca Kitab Suci harus dijaga dengan baik ketika membacakan Kitab Suci, supaya umat dapat menerima dengan baik dan nyaman pembacaan yang disampaikan. Pentingnya penanggalan Liturgi sebagai pegangan Lektor/Lektris.

Sesi II, mengenai panduan Komentator, kitab–kitab yang ada pada Kitab Suci, serta simulasi sebagai praktek dari apa yang sudah disampaikan saat sesi. Simulasi yang dilakukan adalah simulasi misa, tentu saja pada saat bacaan pertama maupun mazmur, peserta diminta untuk membaca atau menyanyikan mazmur seutuhnya sesuai dengan bacaan pada hari tersebut, agar dapat diketahui bagian mana yang sudah baik dan perlu diperbaiki.

Selama pelatihan, Ibu Lena tidak hanya memberikan pengetahuan yang dimilikinya, beliau juga membagikan berbagai macam pengalamannya pada saat bertugas menjadi Lektris, membimbing komunitas Lektor, maupun memberikan pelatihan. Pengalaman dan pengetahuan yang beliau bagikan memberikan wawasan baru bagi seluruh peserta. Akhirnya, Pelatihan Lektor pun ditutup dengan doa dan foto bersama.

  • Sie KKS

You may also like...