Perayaan Natal PWK Santa Monika

Santa Monika se-Keuskupan Agung Jakarta menyelenggarakan pesta Natal dan tahun baru yang dilaksanakan di Gereja Keluarga Kudus, Kosambi, (Sabtu, 9/1/2016).

Acara yang diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipersembhkan oleh Romo RDA Susilo Wijoyo, pembimbing rohani PWK Santa Monika, dihadiri oleh lebih dari dua ratus lima puluh orang anggota dari cabang-cabang se-KAJ. Perwakilan dari Paroki Ratu Rosari yang hadir dalam acara tersebut sebanyak 17 orang.

Dalam homilinya, Romo RDA Susilo Wijoyo menjelaskan bahwa kita semua harus berlaku rendah hati kepada siapa saja. Kita dapat mencontoh sikap dari Yohanes Pembaptis yang menjelaskan kepada orang-orang bahwa Mesias adalah Yesus dan bukan dirinya. Kita harus tunduk kepada kehendak Allah.

Sikap Yohanes Pembaptis ini harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari dalam wujud 5S, yakni SALAM-SENYUM-SAPA-SANTUN-SAYANG. Dalam menghadapi hal-hal yang kurang menyenangkan hendaknya kita tidak sakit hati agar tidak menjadi penyakit. Namun disimpan dalam hati seperti Bunda Maria.


 

Tiga Raja datang mempersembahkan emas, mur dan kemenyan. Di hari Natal itu kita sebagai anggota PWK Santa Monika juga harus mempersembahkan sesuatu sesuai dengan kemampuan masing-masing. Yang terpenting bermanfaat bagi sesama. Jangan lupa, di hari Natal ini kita juga serahkan tiga hal yang kita syukuri atas kebaikan Tuhan pada masa lalu. Kita mohon kerahiman Tuhan pada masa kini dan kita serahkan penyertaan Tuhan pada masa mendatang.

Yesus datang dan ditandai dengan bintang. Padahal Yesus sendiri adalah bintang dari segala bintang. Yesus adalah Emmanuel yang berarti Allah beserta kita. Oleh karena itu kita tak perlu takut karena ada Yesus Sang Juru Selamat umat manusia.

Usai perayaan ekaristi, kami semua mengikuti ramah tamah dan makan bersama dengan bertaburan kado dan hadiah yang semakin menambah semarak suasana.

rusdayati

You may also like...