Touring Rohani

Tahun Suci Luar Biasa Kerahiman Allah 2016 dipergunakan sebaik mungkin oleh Kaum Muda RDRC (Regina del Rosario Club) bersama anggota Ratu Rosari Choir dan KOMSOS Paroki Jagakarsa untuk mengadakan Touring Rohani kesembilan gereja di Keuskupan Agung Jakarta.

Ketika semua orang ramai membicarakan dan sibuk mempersiapkan peralatan sejak pagi hari untuk menyaksikan Gerhana Matahari yang melintasi Indonesia, Kaum Muda RDRC (Regina del Rosario Community) bersama anggota Ratu Rosari Choir dan KOMSOS Ratu Rosari bersiap untuk mengadakan ziarah ke goa Maria di sembilan gereja di Keuskupan Agung Jakarta,Rabu (9/3/2016). Pukul setengah enam pagi, mereka berkumpul di Kapel Desa Putera untuk mengikuti misa harian. Usai misa, dan setelah mendapat berkat dari Romo FX. Sutarno MSF, mereka langsung berdoa di goa Maria sebagai perhentian pertama dari sembilan tempat ziarah yang akan mereka singgahi.

Diawali doa Novena tiga kali Salam Maria, merekapun beranjak menuju ke Paroki Pasar Minggu, Gereja Keluarga Kudus. "Banyak harapan dan doa dalam peziarahan ini. Semoga gereja yang kita rindukan akan segera terwujud", ujar Oeyo Macho, anggota Ratu Rosari Choir. "Semoga ziarah ini juga menumbuhkan kebersamaan yang indah dan manis", kata Trisnani, istri Oeyo Macho kepada redaksi sebelum berangkat menuju Gereja Keluarga Kudus. Turut hadir pula Bapak Max Edward Lumy beserta istri, anggota Dewan Harian dalam iring-iringan motor para peziarah.

Etape pertama, rute ziarah yang mereka lalui adalah mengunjungi enam paroki dekenat selatan yakni; Paroki Jagakarsa, Gereja Ratu Rosari – Paroki Pasar Minggu, Gereja Keluarga Kudus – Paroki Cilndak, Gereja Santo Stefanus – Paroki Blok B, Gereja Yohanes Penginjil – Paroki Blok Q, Gereja Santa Perawan Maria Ratu – Paroki Tebet, Gereja Santo Fransiskus Asisi. Usai berdevosi di Paroki Tebet, Gereja Santo Fransiskus Asisi, mereka beristirahat sekaligus santap siang bersama. "Kami selalu disambut baik oleh tuan rumah dari masing-masing Gereja yang kami singgahi. Kebersamaan ini juga semakin mengakrabkan kami semua.

"Wah, pokoknya kompak deh, dari yang muda hingga opa-oma", kesan Deni, yang menjabat tim website KOMSOS Ratu Rosari. Lewat tengah hari, 36 orang yang mengikuti touring rohani dengan menggunakan 21 motor sebagai moda transportasi, siap berangkat. 

Etape kedua menuju Paroki Jalan Malang, Gereja Santo Ignatius Loyola – Paroki Menteng, Santa Theresia – dan Katedral, Gereja Santa Perawan Maria diangkat ke Surga sebagai lokasi terakhir penutup touring rohani. "Saat mendatangi Goa Maria, beberapa kali kami berpapasan dengan umat paroki lain yang sedang berziarah juga. Ternyata antusiasme dari umat Katolik di Jakarta untuk melakukan ziarah di Tahun Suci Luar Biasa Kerahiman Allah 2016 cukup besar", ujar Indek, OMK Wilayah Yohanes yang mengikuti touring rohani.


 "Siapa bilang anak muda gak bisa kompak sama orangtua? Nih buktinya kita bisa bikin acara bareng. Devosi sembilan goa Maria Jakarta bareng opa-oma, om-tante, kakak-adik. Untuk kerjasama gak memandang umur bro, yang penting semangat" tegas Vincent.

Kaum Muda - Ziarah 9 Gereja (Maret 2016) (14)

► wita-corn.budi/wu